Wednesday, February 2

Islam Bicara tentang Cinta

Assalammu’alikum wr wb
Tulisan ini di tujukan kepada muda-mudi generasi penerus bangsa seperti Qta-Qta ini. Tulisan ini akan memaparkan sedikit panjang lebar tentang CINTA, yang ternyata eksploitasi cinta tanpa tuntunan agama akan bermuara kepada pergaulan seks bebas dan merusak tatanan , bahkan eksploitasi cinta akan dapat menggiring pelakunya ke sikap pendewaan cinta yang akhirnya akan dapat menggiring seseorang kedalam lembah dosa yang tiada tepi.

Pemaparan tentang cinta kali ini tentunya akan di lihat dari sudut pandang Islam. Islam diturunkan sebagai agama universal yang rahmatan lil ‘alamin. Kedatangan Islam bukan untuk menyengsarakan umat manusia. Sebaliknya, Islam datang agar manusia mampu menikmati dan merasakan rasa cinta dan kasih sayang sesamanya. Bahkan lebih dari itu, Islam mengajarkan bahwa kasih sayang tidak hanya sebatas kepada manusia, Islam menyuruh untuk menebar kasih sayang kepada semua makhluk, termasuk hewan. Tidak dinafikan manusia suka dikasihi dan mengasihi di antara satu sama lain. Golongan remaja adalah golongan yang sering kali dikaitkan dengan soal percintaan. Cuma lumrahnya mereka mudah terikut-ikut serta taksub dengan pengaruh yang dibawa oleh orang-orang barat sehingga tidak jarang mereka pun mengabaikan kaidah-kaidah agama.
Memang Islam sangat menggalakkan umatnya supaya berkasih sayang di antara satu sama lain akan tetapi untuk meluapkan kasih sayang di antara seorang lelaki dan perempuan perlu melalui saluran yang dibenarkan oleh syarak bukan yang menggalakkan kepada perkara-perkara yang mendorong atau merangsang kepada yang dilarang dan maksiat.
Islam sangat menitikberatkan soal remaja di antaranya bagaimana mengarahkan remaja kepada 7 hal tentang percintaan. Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam ada menyebutkan bahawa tujuh golongan manusia yang akan mendapat perlindungan atau lembayung Allah antaranya: Pemuda atau remaja yang sentiasa beribadat kepada Allah tidak kira pagi, petang, siang atau malam. Seorang laki-laki apabila diajak oleh perempuan yang cantik jelita dan kaya raya untuk melakukan maksiat, dia menolak kerana takutkan Allah, sebagaimana Baginda bersabda yang maksudnya:
“Tujuh orang yang dilindungi oleh Allah dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya iaitu: Imam yang adil, pemuda yang selalu beribadat kepada Allah, orang yang hatinya sentiasa terpaut kepada masjid, dua orang yang saling cinta-mencintai kerana Allah, mereka bertemu dan berpisah kerana Allah, seorang laki-laki yang diajak oleh perempuan yang kaya dan cantik melakukan maksiat, lalu dia berkata: “Sesungguhnya aku takut kepada Allah,” seorang laki-laki yang sentiasa bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang telah dinafkahkan oleh tangan kanannya, dan seseorang yang sentiasa ingat kepada Allah (berzikir) di tempat yang sunyi sehingga matanya mengalir air mata.” (Hadis riwayat Bukhari).
Berdasarkan hadis di atas, jelaslah bahwa “pemuda dan remaja yang hebat” itu ialah pemuda yang tahan ujian dan mempunyai jati diri serta tidak mudah terpengaruh semata-mata cinta dan takut kepada Allah Subhanahu Wataala. Tetapi sangat disayangkan di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini malah semakin sulit mememukan “remaja hebat” seperti yang dijelaskan dalam hadist di atas. Mari sadarilah bahwa kaum Yahudi akan selalu dan terus berusaha untuk memecah belah dan merusak Islam dengan cara apa pun termasuk menanamkan penafsiran yang salah tentang cinta.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan cinta. Hanya sejauh mana dan sepintar apa kita bisa mengendalikan dan menempatkan cinta itu sesuai dengan tingkatannya, karena pada realitinya, Islam adalah agama yang praktikal, bukan mengekang. Islam agama yang mengatur kehidupan dengan lebih sempurna dan Islam tidak pernah menyekat hubungan kasih sayang di antara umatnya.
Pada akhirnya kita mempunyai dua pilihan yaitu:
1. Memilih jalan Allah SWT dan juga contoh Nabi Muhammad SAW yang jelas meninggalkan perkara syirik,syubhat dan bid’ah.
2. Atau silakan mengikuti kemauan orang kafir dengan cara mengikuti gaya mereka.
Wallahu a’lam bishawab.Semoga bermanfaat. Wassalammu’alaikum wr wb.
Post a Comment