Sunday, November 21

Rindu itu sepi sekali…dan sendiri…
Rindu itu bagai desiran angin yang berhembus perlahan…menuju laut…kemudian berputar mengitari merapi…
Rindu itu bagai bunga semerbak wangi yang hidup ditanah kering…
Rindu itu bagai luka menganga yang seolah tak tersembuhkan…
Dan rindu itu adalah diriku…juga dirimu…
Rindu itu begitu dingin….beku membatu…
Rindu itu kadang hangat, manja nan sendu merayu ….
Rindu itu akan terus mengalir lirih bak air segar nan hambar….
Dan Rindu itupun seakan memaksa satu sudut perawanku agar terjaga tanpa jeda….
Rindu itu juga menawanmu dilorong- lorong sunyi menepi
Rindu itu adalah hidup untuk mati perlahan- lahanku…
Rindu itu adalah diriku…dan berharap juga dirimu…
Post a Comment